Kesehatan Reproduksi Remaja

Kesehatan reproduksi remajaKesehatan Reproduksi Remaja - Definisi kesehatan adalah suatu keadaan bahagia dan sejahtera dari sisi fisik, mental dan sosial sehingga memungkinkan seseorang untuk bisa hidup secara produktif.

Definisi remaja adalah suatu masa peralihan dari saat anak-anak menuju ke arah dewasa. Sementara definisi reproduksi adalah bisa di artikan bahwa (re = kembali dan produksi = menghasilkan atau membuat sesuatu), proses kelangsungan hidup manusia untuk menghasilkan keturunan demi kelestarian hidupnya.

Jadi, kesehatan reproduksi remaja bisa di artikan sebagai suatu keadaan sehat jasmani, psikologis, dan sosial yang berhubungan dengan fungsi dan proses sistem reproduksi pada remaja. Pengertian sehat tersebut bukan berarti terbebas dari segala penyakit namun juga sehat secara mental dan sosial-kultural.

Pada masa ini seorang remaja mengalami kematangan secara biologis. Kondisi ini dapat menempatkan remaja tersebut pada kondisi yang rawan bila mereka tidak dibekali dengan informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada di lingkunganya.

Maka dari itu peran orang tua sangat penting dalam memonitor perkembangan buah hatinya, jangan segan-segan untuk berkomunikasi dengan mereka dengan baik, bila perlu konsultasi ke dokter untuk menanyakan perkembangan buah hatinya agar kesehatan anak remajanya termonitor dengan baik.

Masa Remaja

Adalah suatu masa transisi yang unik dan di tandai dengan berbagai perubahan fisik, emosi, mental, dan lainnya yang tidak seimbang dengan perubahan kejiwaan dalam lingkungan sosial tertentu. Bagi seorang remaja pria, masa remaja adalah saat di perolehnya masa kebebasan baik untuk berpendapat dan berekspresi sementara masa remaja bagi seorang wanita adalah saat di mulainya segala bentuk pembatasan, mulai dari bersikap dan mengambil suatu keputusan.

Pembagian Masa Remaja

Remaja Tahap Awal (10-12 tahun)

Ciri-cirinya:
* Lebih memilih teman terutama dengan teman seusia dirinya
* Muncul keinginan untuk bebas dan berekspresi
* Mulai ada perhatian terhadap bentuk tubuhnya dan berfikir abstrak

Remaja Tahap Pertengahan (13-15 tahun)

Ciri-cirinya:
* Mulai ada keberanian untuk mencari kejelasan identitas diri
* Tumbuhnya rasa cinta yang mendalam
* Muncul keinginan untuk berkencan
* Mengembangkan pemikiran yang abstrak
* Berkhayal tentang aktifitas berhubungan intim

Remaja Tahap Akhir (16-19 tahun) 

Ciri-cirinya:
* kemampuan mengungkapkan kebebasan diri
* Lebih selektif terhadap teman yang sebaya
* Dapat mewujudkan rasa cinta yang sudah tumbuh
* Memiliki citra jasmani dirinya
* Berfikir abstrak

Berbedaan Fisik Antara Remaja Laki-laki dan Perempuan

A. Remaja Laki-laki

* Pertumbuhan alat kelamin (penis) dan kantung zakar
* Suara membesar dan tampak lebih dewasa
* Ereksi dan ejakulasi
* Dada bidang dan lebih berotot

B. Remaja Perempuan

* Pertumbuhan uterus dan vagina
* Pertumbuhan buah dada
* Menstruasi pertama kali
* Pinggul mulai melebar

Masalah Umum Kesehatan Reproduksi Remaja

1. Kehamilan
2. Aborsi
3. Penyakit menular, salah satunya HIV-AIDS
4. Sunat
5. Faktor sosial dan budaya.
6. Faktor lingkungan dan pertemanan.

Kesehatan reproduksi remaja sangat penting untuk di perhatikan karena itu adalah tahap awal seseorang untuk mulai berfikir secara matang dan meninggalkan masa anak-anak. Sehingga peran serta orang tua di butuhkan untuk membantu mengarahkan remaja tersebut pada kesiapan kehidupan yang baru.

Itulah seputar informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, semoga dapat bermanfaat dan terima kasih atas perhatiannya.
 


0 komentar:

Post a Comment

"Terimakasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar."

Lazada Indonesia

Bahasa yang kamu gunakan

Copyright © infokesehattan.com | Powered by Blogger DMCA.com

Design by Sehat Jiwa dan Raga