7 Tips Menyembuhkan Luka Setelah Sunat

7 Tips menyembuhkan luka setelah sunat7 Tips Menyembuhkan Luka Setelah Sunat - Saat liburan sekolah datang, selain di manfaatkan untuk bepergian ada sebagian anak-anak yang menjalankan ritual khitanan.

Mereka memanfaatkan liburan panjang sekolah agar nanti saat kembali ke sekolah anak-anak sudah dalam keadaan selesai di khitan dan sudah sembuh total (semoga).

Sebenarnya ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat bahwa setelah di khitan anak-anak harus makan tempe dan tahu saja. Keyakinan tersebut berlangsung lama hingga anak saya yang pertama menjalankan khitannya.

Ternyata setelah saya tanyakan ke dokter ahli, pernyataan tersebut adalah salah dan mengatakan bahwa "Anak-anak yang di khitan tidak ada pantangan makanan apapun, selama makanan tersebut bergizi dan banyak mengandung protein adalah bagus untuk proses penyembuhan luka khitan."

Anak-anak selesai di khitan sebaiknya konsumsi makanan yang banyak mengandung protein, baik protein hewani maupun protein nabati. Sumber protein hewani antara lain, susu, telor, daging, ikan segar dan lain-lain sementara sumber protein nabati adalah Tahu, tempe, bayam, gandum, brokoli, kacang-kacangan, kedelai dan masih banyak lagi yang lain.

Berikut Ini 7 Tips Menyembuhkan Luka Setelah Sunat

1. Jagalah Kelamin Dari Segala Sentuhan

Mengingat kondisi kelamin masih luka sebaiknya gunakan penutup kain yang lebar, seperti sarung atau jenis kain lain. Tips mudah untuk melindungi kelamin setelah di sunat adalah "Gunakan botol bekas air mineral dan potong ujungnya, hingga membuat lubang kanan dan kiri, setelah itu masukkan kemaluan pada salah satu lubang botol lalu bagian yang menempel pada badan hendaknya di lekatkan pakai solasi atau perekat lain yang aman, yang penting kondisi botol kuat, sehingga dapat melindungi kemaluan dari segala gesekan."

2. Agar Di Ketahui Bahwa " Bengkak Pada Kelamin Setelah Sunat Adalah Wajar."

Jangan khawatir dengan adanya bengkak kelamin setelah di sunat, karena itu adalah hal yang normal dan sewajarnya. Biasanya dokter akan memberikan obat penyembuhan setelah khitan, lebih baik konsumsi obat tersebut sampai habis seperti petunjuk dokter, agar luka cepat sembuh. Dan bengkak tersebut biasanya karena suntikan obat yang di berikan dan itu akan hilang dengan sendirinya, biasanya sekitar 1-2 minggu.

3. Atur Pola Makan

Menurut dokter tidak ada pantangan makanan yang di konsumsi oleh anak-anak yang baru menjalankan khitanan. Permasalahannya ada pada pola makan, yaitu biasakan pola makan yang sehat dan pilih konsumsi makanan yang banyak mengandung protein untuk membantu proses penyembuhan.

4. Tidak Perlu Berlebihan

Dalam proses penyembuhan setelah sunat tidak perlu mengambil sikap yang berlebihan dan menggunakan obat yang terlalu banyak, cukup yang di berikan oleh dokter saja setelah itu bersabarlah, InsyaAllah cepat sembuh.

5. Jangan Terlalu Aktif Bergerak

Untuk menghindari bengkak, lebih baik jangan terlalu banyak bergerak, atau jika memang di butuhkan bergerak seperti buang air kecil atau hendak berjalan ke suatu tempat, lakukan dengan hati-hati dan perlahan saja agar tidak terdapat benturan penis dengan daerah sekitar penis.

6. Kontrol Dan Lebih Baik Tidak Di Perban

Sesuai dengan saran dokter, kelamin yang di khitan lebih baik tidak di perban. Karena akan mendapatkan udara lebih banyak dan luka lebih cepat kering.

7. Bersihkan Daerah Sekitar Kelamin

Biasanya kelamin setelah di khitan banyak darah kering atau kotoran lain yang menempel di sekitar daerah kelamin. Bersihkanlah dengan hati-hati, jangan sampai tersentuh kelamin, gunakan kain halus dan sedikit air untuk membersihkannya.

Itulah beberapa tips menyembuhkan luka setelah sunat. Sebenarnya, selama tidak ada kesalahan medis dalam proses sunat, kelamin aman-aman saja dan pasti cepat sembuh.

Semoga bermanfaat dan terima kasih


37 comments:

  1. terima kasih atas infonya. izin share ya.
    http://jamu-asam-urat.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Informatif sekali mas.. Terima kasih banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok, semoga bermanfaat mas Lensa Dunia!! dan terima kasih juga sudah berkunjung.

      Delete
  3. Informasi yang bermanfaat sekali bos, untuk mengklarifikasi apa yg selama ini beredar dimasyarakat mengenai persunatan he..he.. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip!! makasih juga bos sudah berkunjung,,,

      Delete
  4. Keren sekali informasinya.... Terima kasih.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kembali kasih Lensa Dunia, senang bisa memberikan manfaat, salam

      Delete
  5. Terimakasih informasinya, membantu sekali biar yang habis disunat lebih cepat sembuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama, kembali kasih dan semoga bermanfaat,,,

      Delete
  6. Ahaaa, kalau zaman dulu cara menyembuhkan sunnat paling ampuh dengan menghindari makanan yang digoreng,,istilahnya ngadem,,he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Syamsu pengalaman yah,,hehe mungkin biar gak panas kali mas,,,

      Delete
  7. Mau tanya,,bagaimna cara bersih kan darah kering di kalaminnya
    Masalahnya darah keringnya tu melekat di alat kelaminnya yg luka tu,,khawatir juga soalnya bahagian atas bengkak,,
    Sebelumnya terimakasih atas penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di atas sudah di jelaskan, selama anak tidak merasa takut sakit Anda bisa bersihkan perlahan dengan air higienis dengan menggunakan kain halus, atau bisa juga dengan madu, caranya sentuh2lah secara perlahan dan hati2 agar darah kering bisa mencair lagi dan bisa di bersihkan. Jangan terlalu banyak aktivitas, untuk menghindari kontraksi otot kemaluan dan resiko tersentuh di sekitar daerah kemaluan.
      Semoga bisa membantu dan terima kasih

      Delete
  8. Apakah dengan betadin cukup untuk bisa sembuhkan luka setelah sunat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya cukup, Anda bisa oleskan sekitar luka di penis dan meratakan dengan cotton bud secukupnya.

      Delete
  9. Ijin bertanya, tampak dari luar gland penisnya biasa tapi ketika di sentuh keluar nanah dari luka jahitan itu cara ngobatinnya pakai salep apa ya kira" ? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya itu hanya infeksi dari proses penyembuahan luka bekas jahitan saja, keluar nanah karena ada tekanan saat glands penis di sentuh, perawatannya lebih baik konsultasikan kembali ke dokter atau petugas kesehatan yang mengkhitan dedeknya, bila perlu minta suplemen atau vitamin agar luka bekas jahitan cepat kering. Semoga bermanfaat dan terima kasih kembali

      Delete
  10. aku dulu pas sunat nggak sembuh-sembuh kenapa yah sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kesembuhan luka sunat setidaknya 1-3 minggu setelahnya dan itu tergantung dari prosedur sunat yang di lakukan, nutrisi dan psikologis individu sendiri, dalam jangka waktu sebulan seharusnya luka di luar (kulit) dan dalam sudah sembuh total. Jadi coba di cek dulu kalau yang di maksud "nggak sembuh-sembuh" itu masih dalam tenggang waktu tersebut atau sudah melampaui, kalau belum berarti itu wajar, kalau sudah coba di konsultasikan lagi ke dokter atau petugas kesehatan yang mengkhitan.
      Terima kasih dan semoga terbantu.

      Delete
  11. Stlh 5 hari di khitan ada cairan kental di bekas luka,apa ini normal??mhon pnjlasannya.trmksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cairan kental di bekas luka bisa jadi karena infeksi ringan, biasanya cairan kental tersebut berwarna kuning dan berbau tapi bisa juga karena keluarnya serum dari bekas luka jahitan, bagaimana ciri ciri cairan kental yg Anda amati?

      5 hari setelah di khitan penyembuhan luka masih berjalan, jika cairan kental yg keluar sedikit berarti normal, teruskan saja pemberian antiseptik seperti rivanol atau povidone iodine. Kalau cairan kental yg Anda amati terlalu banyak dan mengkawatirkan sebaiknya konsultasikan kembali pada dokter atau ahli kesehatan yg mengkhitan dedeknya.

      Terima kasih dan semoga bermanfaat

      Delete
    2. Kalo ada cairan kental bewarna kuning dibagian bawah penis bagaimana pak/ibu?Mohon dijelaskan!Termia kasih

      Delete
    3. Keluarny dibagian mana pak/ibu?

      Delete
    4. Keluar cairan kentalny dibagian mana pak/ibu?

      Delete
    5. Tergantung asal mula keluarnya cairan kental berwarna kuning tersebut darimana pak, kalau keluar dari lubang penis bisa jadi itu karena reaksi dari infeksi saluran kemih yg berlangsung, dan itu harus segera di obati, agar tidak menimbulkan resiko penyakit yg lebih fatal, seperti batu saluran kemih sampai pada gangguan ginjal, dan hal ini tidak ada hubunganya dengan khitan melainkan adanya kuman atau bakteri yg masuk dan menginfeksi dinding saluran kencing dedeknya.Infeksi tersebut biasanya bisa terjadi karena kekebalan tubuh dedeknya lemah atau keseringan menahan rasa ingin pipis.

      Tetapi kalau cairan kental tersebut keluar dari bekas luka khitan atau jahitan, berarti munculnya infeksi ringan yang di sebabkan oleh bakteri atau kuman dan harus di obati, infeksi ini bersifat ringan dan tidak berbahaya asalkan proses khitan berjalan bersih dan steril.

      Infeksi ini biasanya di timbulkan oleh air kencing yang menempel pada luka khitan dan tidak di bersihkan dalam jangka waktu lama. Memang perawatan pasca khitan selalu mengedepankan steril dan bersih dari kotoran apapun, selain mengkonsumsi obat antibiotika yg sudah di dosiskan oleh dokter atau petugas kesehatan yang mengkhitan dedeknya.

      Terima kasih dan semoga bermanfaat

      Delete
  12. Jadi kalau ada cairan kuning kental dan berbau gimana?Saya lap pake kain basah, mohon dijelaskan! Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ingin mengurangi atau menghilangkan cairan kuning tersebut mendingan pakai kain kasa yg steril dan menggunakan povidone iodine secukupnya saja, jangan menggunakan air biasa di khawatirkan kurang steril. Lakukan perlahan dan halus saja, usahakan jangan sampai cairan kuning tersebut mengeras, karena kalau terlanjur mengeras susah bersihkannya dan dedeknya akan merasa sakit.

      Terima kasih dan semoga bermanfaat

      Delete
  13. Dok bagaimana?, anak saya takut kencing, apakah kencing setelah sunat sakit?

    ReplyDelete
  14. Dok setelah sunat apakah kencing sakit??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi begini, sebenarnya sunat itu tidak mempengaruhi saluran kencing dedeknya, dan juga tidak menyebabkan proses kencing menjadi sakit atau nyeri. Kalau ingin kencing namun luka sunat belum kering betul, kencing tidak menjadi masalah yang penting harus menjaga kebersihan di sekitar penis, jaga jangan sampai terkena air kencing, kalau terpaksa terkontaminasi air kencing segera sterilkan, Anda bisa menggunakan kasa yg sudah di kasih povidone iodine (obat merah betadine atau yg lain) dan tetap biarkan sirkulasi udara berjalan bebas.

      Kalau memang terasa sakit saat kencing itu bisa di sebabkan oleh beberapa penyebab antara lain:

      1. Infeksi saluran kencing, hal ini bisa di sebabkan oleh kuman, bakteri atau virus yang menginfeksi saluran kencing sehingga terasa sakit saat mengeluarkan air seni. Hal ini harus segera di obati karena di khawatirkan munculnya penyakit berat seperti gonore, chlamidia dll

      2. Batu saluran kencing, terdapatnya batu yang menghambat proses buang air seni, sehingga terasa sakit saat buang air seni, biasanya juga bercampur dengan darah karena terjadinya infeksi dinding saluran kencing dedeknya.

      3. Bisa jadi karena penyempitan saluran kencing, yg di sebabkan oleh infeksi kuman, bakteri atau pun virus di saluran kencing.

      4. Prostat atau penyakit lain yang perlu di ketahui.

      Sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau petugas kesehatan yang menyunat dedeknya, agar secepatnya dapat di ketahui penyebab rasa sakit saat buang air seni tersebut dan di lakukan tindakan lanjutan yang lebih intensif. Jangan lupa perbanyak minum air putih, makan yang cukup, jaga kebersihan sekitar penis dan bisa juga di bantu dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri.

      Terima kasih dan semoga bermanfaat


      Delete
  15. Terima kasih infonya, lebih bagus lagi kalau pakai salep obat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salep apa, harus di jelaskan dan lebih spesifik biar tidak muncul masalah baru,,

      Delete
  16. Baru aja saya sunat min, penyembuhan luka khitan kira2 berapa lama min?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di atas sudah di jelaskan, kalau tidak ada masalah medis dan kealpaan pasien dalam mengkonsumsi obat biasanya sekitar 1-2 minggu saja, kecuali kalau pasien ada masalah kesehatan lain.

      Delete

"Terimakasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar."

Bahasa yang kamu gunakan

Copyright © infokesehattan.com | Powered by Blogger

Protection by DMCA.com