Kesehatan Reproduksi Wanita

Kesehatan reproduksi wanitaKesehatan Reproduksi Wanita - Wanita beda dengan pria, mereka memiliki alat reproduksi yang dapat melahirkan kehidupan baru di muka bumi ini.

Beberapa bagian dari alat reproduksi wanita tersebut adalah terdiri dari tuba falopi, rahim, leher rahim, vagina dan payudara yang berfungsi sebagai tempat masuknya sel sperma untuk mencari dan membuahi ovum (sel telur) yang terdapat pada ovarium setelah melalui proses ovulasi.

Ovarium adalah tempat untuk produksi ovum serta hormon, sementara saluran tuba di sediakan sebagai alat untuk tempat pembuahan. Sementara rahim atau uterus adalah tempat embrio tertanam selama sembilan bulan, payudara memberikan nutrisi dan antibodi pada bayi yang baru di lahirkan untuk proses perkembangan dan pertumbuhannya.

Departemen kesehatan mendefinisikan bahwa kesehatan reproduksi wanita adalah suatu kondisi alat reproduksi yang sehat secara menyeluruh dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya secara normal. Jadi kesehatan reproduksi wanita tidak hanya bebas dari penyakit tapi juga bisa menjalankan fungsinya secara aman dan menyenangkan.

Organ Reproduksi Wanita ini Sebenarnya di bagi Menjadi dua yaitu Bagian Dalam dan Bagian Luar

Organ Reproduksi bagian Luar:

- Labium mayora adalah daerah sekitar yang berambut dan berfungsi sebagai organ yang melindungi bagian dalam tetap lembab.

- Labium minora adalah daerah yang tidak berambut dan terdiri dari jaringan serat sensorik yang luas dan peka karena mengandung ujung syaraf.

- Vagina adalah alat reproduksi wanita yang berfungsi sebagai penghubung antara rongga bagian luar dan bagian dalam.

Organ Reproduksi bagian Dalam:

- Vagina bagian luar adalah berfungsi sebagai jalan keluar darah haid dan jalan keluar untuk bayi yang lahir (Sifatnya sangat lentur sehingga bayi dapat keluar melalui organ ini), baca juga Ciri ciri vagina yang sehat.


-  Leher rahim (Servix) adalah sebagai alat reproduksi penghubung antara vagina dan rahim.

- Rahim (uterus) adalah Suatu tempat untuk sel telur yang sudah di buahi dan berkembang serta tumbuh. Namun jika tidak terbuahi akan menempel di dinding rahim dan membengkak hingga suatu saat akan luruh keluar melalui vagina (menstruasi).

- Saluran telur (Tuba falopi) adalah sebuah saluran yang berfungsi sebagai penghubung antara rahim dan indung telur atau ovarium dan terletak di sebelah kanan dan kiri.

- Indung telur (ovarium) adalah Suatu tempat yang berfungsi untuk produksi sel telur dan kedua hormon (Estrogen dan Progesteron). Kedua hormon ini yang akan membuat sel telur masak dan siap untuk di buahi sel sperma.

Pada wanita alat reproduksi bisa di ketahui mulai matang antara usia 8 hingga 12 tahun, jika wanita telah mengalami haidnya berarti wanita tersebut sudah memiliki sel telur yang matang dan siap untuk di buahi oleh sperma dan pada saat itu wanita tersebut bisa di bilang sudah dewasa. Tentu saja alat reproduksi tersebut harus dalam keadaan sehat dan tidak terinfeksi bakteri atau virus.

Selain alat reproduksi tadi wanita juga memiliki organ intim lain yaitu G-Spot. Titik G-spot adalah sebuah area yang terdapat di balik tulang pubis wanita, dan apabila area ini di sentuh akan memberikan sensasi yang nikmat dan luar biasa. Jika para suami mengetahui hal ini maka akan dengan mudah mendapatkan puncak kenikmatan saat berhubungan intim dengan pasangan.

Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Jika organ reproduksi wanita sudah tidak bisa berfungsi dengan baik misalkan seorang wanita mandul, tentu saja menghadapi permasalahan ini harus lebih jeli dalam mengetahui sumber masalah kemandulan ini apakah di pihak laki-laki atau perempuan.

Bagi para wanita mengetahui cara menjaga kesehatan reproduksi ini menjadi masalah yang sangat penting karena akan ada banyak faktor yang akan mempengaruhinya, mulai dari kesehatan diri sendiri sampai pada keharmonisan rumah tangga.

Agar organ reproduksi tetap berfungsi dengan baik dan memiliki kesehatan yang maksimal maka para wanita harus setiap hari menjaga kebersihan dan kesehatannya. Karena tidak menutup kemungkinan virus atau bakteri hinggap dan mempengaruhi kondisi yang ada.

Menurut sebuah survey menyatakan bahwa sekitar 30%-40% kemandulan pada wanita di pengaruhi oleh kelainan ovulasi. Selain kurang menjaga kesehatan, kasus infertilisasi ini di pengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Artikel lain:
Penggunaan alat kontrasepsi dan efek sampingnya
8 Manfaat ciuman bibir untuk kesehatan jiwa dan raga 

Berikut ini Tips Menjaga Organ Reproduksi Wanita agar Tetap Berfungsi dengan Baik dan Sehat

Berhenti Minum minuman Yang Beralkohol.

Minuman yang beralkohol akan sangat mempengaruhi kesuburan Anda, apalagi jika di konsumsi dalam jumlah yang lebih banyak. Rasa panas yang ada di dalam pencernaan akan turun ke organ reproduksi dan mempengaruhi kesehatan sel telur, hormon dan banyak lagi yang lain. Tentu saja hal ini akan menyebabkan Anda infertilisasi secara permanen.

Berhenti Merokok.

Jika Anda seorang perempuan yang doyan merokok dan ingin janin serta rahim Anda sehat maka saran saya berhentilah kebiasaan merokok yang Anda lakukan.

Kelainan genetik akan sangat mudah terjadi jika hal ini di lakukan terus menerus. Akhibatnya kalau tidak bayi Anda terlahir cacat maka janin yang Anda kandung mati di dalam rahim.

Menjaga Berat Badan Agar Tetap Stabil dan Ideal.

Jagalah berat badan Anda! jangan sampai terlalu kurus atau sebaliknya terlalu gemuk. Bisa jadi jika Anda terlalu kurus maka akan kekurangan hormon estrogen dan sistem reproduksi Anda tidak bisa berjalan dengan sehat.

Melakukan Hubungan Intim Secara Aman

Kesetiaan terhadap pasangan lebih menjamin kondisi Anda tetap sehat daripada melakukan hubungan intim dengan sering berganti pasangan. Karena kita tidak mengetahui kondisi kesehatan pasangan kita secara menyeluruh.

Beberapa penyakit menular akan merusak kesuburan Anda dan mempengaruhi organ reproduksi. Sebagian besar dari penyakit ini tidak menunjukkan gejalanya di awal infeksi, namun kondisi ini akan Anda sadari saat setelah kondisi semakin parah.

Lakukan Pemeriksaan Secara Teratur.

Untuk mengetahui keadaan kesehatan organ reproduksi, sebaiknya rutin di periksakan ke dokter ahli. Seorang ahli (ginekolog) akan memeriksa ukuran dan bentuk uterus Anda, serta memeriksa ovarium dan kesehatan lain yang berhubungan dengan organ intim.

Hindari Infeksi Vagina

Sekecil mungkin hendaknya hindari benturan atau hal lain yang dapat berpotensi terjadinya infeksi vagina. Jika memang terjadi infeksi pasti akan menular ke organ dalam Anda seperti rahim, tuba falopi atau yang lainnya.

Lakukan Pengobatan

Dengan memeriksakan kondisi organ intim Anda ke dokter ahli maka akan di ketahui sedini mungkin jika terjadi infeksi atau luka pada organ dalam atau luar. Jika diketahui memang benar terjadi jangan tunggu waktu! segeralah berobat dan pulihkan kembali kesehatan organ intim Anda sebelum menjalar ke organ sehat yang lain.

Menjalani Gaya Hidup Sehat

Jelas, jika hal ini Anda lakukan dengan baik maka kondisi organ reproduksi Anda akan terjaga dengan baik. Lakukan diet sehat, olahraga teratur, dan mengatur stres agar bisa di kendalikan.

 Nah, sekarang kita telah mengetahui betapa penting kesehatan reproduksi Anda. Apalagi jika Anda masih mengharapkan seorang anak yang bisa menghibur dan meringankan tingkat stres yang di alami juga menjanjikan masa depan yang lebih cerah.

Kehamilan hanya terjadi pada organ reproduksi yang sehat, oleh karena itu berusahalah selalu untuk menjaganya, dan kelak nanti akan  terjadi persalinan yang normal. Sekali lagi hargailah kesehatan diri Anda dan organ intim Anda maka Anda akan di hargai oleh mereka.

Semoga bermanfaat
Source article here.



2 comments:

  1. makasih kami telah baca semua isi artikelnya, manfaat sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama, semoga bisa memberikan yang terbaik,,,

      Delete

"Terimakasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar."

Lazada Indonesia

Bahasa yang kamu gunakan

Copyright © infokesehattan.com | Powered by Blogger DMCA.com

Design by Sehat Jiwa dan Raga